PROGRAM TAJWID AL-QURAN

Gambaran mengenai sistem belajar dan kurikulum yang ada pada program Tajwid Al-Quran

MUQODIMAH

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman: “Orang-orang yang telah Kami beri Kitab, mereka membacanya sebagaimana mestinya, mereka itulah orang yang beriman kepadanya..” (QS al-Baqarah: 121)

“Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Quran dan yang mengajarkannya.” (HR. al-Bukhori, dari Utsman bin Affan)

“Orang yang mahir membaca (dan menghafal) al-Quran bersama para malaikat yang mulia lagi taat (pada hari kiamat). Orang yang membaca al-Quran dengan terbata-bata lagi sulit (dalam membacanya) mendapatkan 2 pahala.” (HR. Muslim)

Membaca al-Quran tidak seperti membaca kitab-kitab lain buatan manusia. Membaca al-Quran harus sesuai dengan yang diperintahkan Allah dan dicontohkan oleh Rasul-Nya.

Allah berfirman: “… dan bacalah al-Quran itu dengan perlahan-lahan.” (QS.al-Muzamil:4)

Al-Imam Ibnul Jajari rohimahulahu mengatakan:

“Membaca al-Quran dengan tajwid hukumnya wajib barang siapa yang membacanya tidak dengan tajwid ia berdosa karena dengan tajwidlah Allah menurunkan al-Quran dan demikian pula al-Quran sampai kepada kita.”

Berdasarkan dalil di atas, kaum muslimin diwajibkan membaca al-Quran dengan tajwid. Maka ilmu tajwid merupakan ilmu yang sangat penting dipelajari oleh kaum muslimin dan cara terbaik yaitu dengan berguru kepada seorang yang ahli, sebagaimana Rasulullah shalalllahu alaihi wa salam pun langsung diajarkan oleh malaikat Jibril alaihi salam.

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN

Setelah menyelesaikan pendidikan Tajwidul Quran selama 1 Tahun di Lembaga Pendidikan Takhassus diharapkan para santri memiliki kemampuan membaca dan menulis Al Quran dengan baik dan benar.

Setelah mengikuti proses pendidikan dengan benar maka para santri diharapkan memiliki kompetensi:

  1. Mampu membaca dan menulis Al Quran dengan baik dan benar
  2. Memiliki dasar-dasar Ilmu Tajwid
  3. Mengenal nilai-nilai Islam serta mampu mempraktekannya dalam kehidupan
  4. Memiliki akhlak yang mulia

PESERTA

  • Ikhwan dan Akhwat yang belum bisa baca dan tulis Al-Quran
  • Ikhwan dan Akhwat yang sudah bisa baca tulis Al-Quran namun ingin mempelajari ilmu Tajwid

Facebook Takhassus Al-Barkah

PENDAFTARAN SANTRI BARU

Untuk mendaftar menjadi santri baru Takhassus silahkan klik link berikut.

DAFTAR

KELAS ONLINE TAKHASSUS

Program jarak jauh Takhassus Al-Barkah, jika sudah daftar silahkan langsung masuk kelas
Masuk Kelas
Berapa Biaya Pendidikan di Takhassus?

Lembaga Pendidikan Takhassus Al-Barkah menyediakan pengajaran yang berkualitas dengan harga pantas, untuk masing-masing program biayanya relatif sama yaitu Rp 200.000,- per bulan sedangkan untuk biaya pendaftaran yaitu Rp 250.000,-

Siapa Saja Staf Pengajar di Takhassus?
Tenaga pengajar di Takhasuss adalah asatidz yang berkompeten di bidangnya, mulai dari Al-Quran, Lughah sampai Syari'ah. Diantara mereka adalah lulusan Universitas Timur Tengah dan LIPIA Jakarta.
Dimana Lokasi Pusat dan Cabang Takhassus?
Kantor pusat Takhassus ada di Komplek Studio Rodja Cileungsi, Bogor - Jawa Barat. Adapun untuk cabang sampai saat ini kita memiliki 5 cabang, yaitu: Depok, Bintaro, Rawa Lumbu, Tanjung Priuk dan Batam. Untuk selengkapnya klik disini
Bagaimana Prosedur Masuk Takhassus?
Ada beberapa langkah dan persyaratan yang harus dipenuhi, yaitu: [1] Mengisi Formulir pendaftaran (Online atau Di Kantor) [2] Membayar uang pendaftaran [3] Melengkapi berkas yaitu Photo 4x6 2 lembar dan copy KTP [4] Mengikuti Tes Masuk
Seperti Apa Bentuk Tes Masuk Takhassus?
Tes masuk berbeda-beda untuk setiap jurusan, berikut detailnya: [1] Program Tajwid : Tes pengenalan Al-Quran[2] Bahasa Arab : Tes baca Al-Quran dan tulis arab[3] Ulum As-Syari'ah : Tes baca kitab arab dan percakapan bahasa arab
Bagaimana Dengan Waktu dan Tempat Belajar Takhassus?

Waktu yang kami sediakan adalah di hari (Senin & Rabu), (Sabtu & Ahad) atau (Senin, Rabu & Jum'at). Untuk lebih detailnya silakan klik Tajwid Quran, Bahasa ArabUlum As-Syari'ah dan PKTN

Setelah mengikuti proses pendidikan dengan benar maka para santri diharapkan memiliki kompetensi:

  1. Mampu membaca dan menulis Al Quran dengan baik dan benar
  2. Memiliki dasar-dasar Ilmu Tajwid
  3. Mengenal nilai-nilai Islam serta mampu mempraktekannya dalam kehidupan
  4. Memiliki akhlak yang mulia

Santri menguasai 4 keterampilan bahasa (mendengar, membaca, berbicara dan menulis) sesuai dengan batas kurikulum yang berlaku dengan menekankan pada kemampuan membaca dan mendengar serta dibekali dengan pengetahuan Aqidah, Manhaj dan Fiqih, dengan harapan santri mampu mengikuti jenjang berikutnya yaitu program takhasssus ilmu syar’i dengan baik.

Setelah mengikuti proses pendidikan dengan benar maka para santri diharapkan:

 

  1. Mampu membaca kitab para ulama yang berbahasa Arab
  2. Memiliki dasar-dasar Ulumu As-Syari’ah
  3. Memiliki dasar-dasar Ulumu Al-Hadits
  4. Mengetahui sumber rujukan kitab dengan ilmiah
  5. Mengetahui dasar-dasar pengambilan hukum dengan shohih

Imam As-Syafi’I Rohimahullah berkata: “Ilmu ada dua, yaitu: Ilmu fiqih ad-Diin, dan Ilmu Pengobatan.” (Syaikh Salim al-hilali dalam muqodimah kitab Shohihath-Thibun Nabawi).

Setelah mengikuti proses pendidikan dengan benar maka peserta diharapkan memiliki kompetensi:

  1. Mengenal dasar-dasar Pengobatan Klasik dan Thibbun Nabawi
  2. Mampu mempraktikan dasar-dasar pengobatan klasik dan thibbun nabawi dalam kehidupan.
  3. Memiliki akhlak yang mulia
  • Santri Tajiwd Al-Quran 70%
  • Santri Bahasa Arab 80%
  • Santri Ulum As-Syari'ah 55%
  • Santri PKTN (Thibbun Nabawi) 85%